Adakan Silaturahmi Awak Media, Kapolres Sragen Harap Pilkada Serentak 2020 Target Zero Accident

Polres Sragen –  Sebagai pejabat baru di Kepolisian Resor Sragen, AKBP Yuswanto Ardi langsung menjalin erat dengan berbagai kalangan salah satunya dengan para awak media yang bertugas di Kabupaten Sragen. Jumat (30/10/2020).

 

Acara dikemas bertema silaturahmi ini digelar di rumah makan Ragil Resto Sragen. Acara di hadiri pula oleh Wakapolres serta para pejabat utama Polres Sragen. Acara silaturahmi dipandu oleh Jurnalis senior Suara Merdeka Anindito Adi Nugroho dan dihadiri 20 jurnalis yang bertugas di Sragen.

 

Dihadapan awak media, Kapolres berjanji , untuk bisa melayani permintaan konfirmasi yang biasa diminta para jurnalis dengan tak kenal waktu. ” Media sangat penting , mengingat kondisi sekarang ini sangat terbuka. Saya minta kerja sama , dalam hal ini saya mohon kritik , media juga sebagai alat kontrol kita,” tandas Yuswanto Ardi.

Dua hal yang menjadi sorotan kepolisian menjelang gelaran Pilkada 9 Desember yang akan datang adalah aktifitas para pesilat dari berbagai perguruan. Selain itu , monitor juga dilakukan kepada aktifitas para remaja yang sering menggelar kegiatan, karena munculnya keributan yang sering terjadi di Sragen dalam waktu akhir akhir ini , biasa dipicu oleh hal-hal sepele.

Meski Pilkada Sragen hanya diikuti satu pasangan calon saja , namun antisipasi terhadap kejadian yang mengganggu kondusifitas tetap dilakukan , dengan target zero accident atau tidak ada insiden sama sekali.

 

“ Bahwa tugas pengamanan Pilkada Serentak tahun ini sangat luar biasa, karena kita dalam masa pandemi coviud 19 yang belum berakhir di tahun ini. ini tentunya menjadi tantangan bagi kepolisian, dimana selain mengamankan kegiatan tersebut, kepolisian juga menjaga agar tidak terjadi penyebaran Covid 19, melalui protokol kesehatan, “

 

“ Dalam kondisi seperti ini, tentunya pihak Kepolisian juga harus bisa meminimalisir masyarakat supaya tidak berkerumun. Selain dari Pandemi, hal lain yang menjadi perhatian dalam menghadapi Pilkada ini adalah waspadai hasutan, ujaran kebencian, tindakan negatif seperti pengrusakan. Untuk itu saya memohon kepada media, untuk sama sama amati awasi dan memantau melalui media sosial, “ tambahnya.

 

Dengan adanya Pilkada tentunya potensi terjadinya money politik tetap ada, tentu itu sesuai hal yang tetap kita waspadai. Untuk itu Kapolres juga menyampaikan akan membentuk team cyber untuk mengamati perkembangan di media sosial dalam kegiatan Pilkada ini. bila di temukan tindak pidana Cyber maka akan diancam dengan UU ITE yang ancaman pasti nya diatas 5 tahun.

 

(Humas Polres Sragen)

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*