Unit Reskrim Polsek Tanon Sragen Berhasil Melakukan Pengembangan Kasus Curanmor Diwilayahnya

Tribratanews-polressragen.id, Sragen-Penadah Sepeda motor hasil Curian yang terjadi diwilayah Hukum Polsek Tanon saat ini telah diamankan di Sel Tahanan Mapolsek Tanon, Selasa (17/11/2020).

Guna penyidikan dan pengembangan lebih lanjut, kasus Curanmor yang sebelumnya telah dilakukan penangkapan Tim Resmob Polres Sragen diwilayah Sukodono kepada pelaku Curanmor, unit Reskrim Polsek Tanon berhasil melakukan pengembangan terhadap Kasus Curanmor tersebut.

Berdasarkan Laporan Polisi : LP/B/ 21 /X /2020/JATENG/RES.SRG/SEK.TANON dengan melakukan tindak pidana atau melanggar Pasal 480 KUHP, Unit Reskrim Polsek Tanon yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Tanon dengan cepat melakukan pengembangan terjadinya tindak pidana pencurian diwilayahnya berdasarkan Laporan Polisi diatas.

Dengan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Tanon tersangkapun mengarah kepada DP warga Sukoharjo, dimana tersangka merupakan penadah sepeda motor hasil curian yang sebelumnya hasil pengembangan terhadap penangkapan pelaku curanmor oleh Resmob Polres Sragen dan unit Reskrim Kawedanan Gemolong.

DP saat ini diamankan di Sel Tahanan Mapolsek Tanon dengan Barang Bukti satu unit Spm Honda Vario warna Putih yang didapatnya dari pelaku curanmor saat melakukan aksinya diwilayah Kecamatan Tanon, dimana pada saat itu saudara DHIMAS ARIE ZANDHI merupakan korban pencurian sepeda motor miliknya.

Keberhasilan unit Reskrim Polsek Tanon dalam mengembangkan kasus Curanmor diwilayahnya tak lepas dari keberhasilan tim Resmob dan Reskrim Kawedanan Gemolong yang menangkap kedua pelaku curanmor yang berinisial HP dan RA dimana saat ini berkasnya telah ditangani oleh Sat Reskrim Polres Sragen dengan TKP Sukodono.

Sesuai dengan kronologis kejadian Curanmor diwilayah Polsek Tanon pada bulan oktober 2020 kemarin, pada hari itu saat kejadian curanmor korban selesai sholat magrib di masjid lalu pulang ke rumah menggunakan spm honda vario 125 warna hitam no.pol AD 3863 BQE, tahun 2019 dan setelah sampai di rumah spm langsung terparkir di teras rumah anak kunci di cabut selanjutnya korban makan malam selang beberapa menit sekira pukul 20.30 wib, saksi saat di TKP hendak keluar rumah melihat spm yang terparkir di teras sudah tidak ada, akibat dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp. 12.000.000 ( dua belas juta rupiah ) atas kejadian ini korban melaporkan kejadian ke Polsek Tanon untuk di tindak lanjuti.

Dalam kejadian tersebut pelaku diancam pasal 480 KUHP dengan tuduhan Penadahan barang bukti hasil Curanmor.

Kapolsek Tanon Iptu Primadhan Bayu Kuncoro, S.Pd.,M.A.P mewakili Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi, S.H.,S.I.K.,M.S.i ditemui diruang kerjanya membenarkan atas penangkapan pengembangan kasus Curanmor diwilayahnya.

“Berdasarkan informasi dari Kanit Reskrim Polsek Tanon yang melaporkan bahwa telah melakukan penangkapan terhadap tersangka berinisial DP dari hasil pengembangan penangkapan kasus curanmor TKP Polsek Sukodono oleh Tim Resmob Dan Unit Reskrim Kawedanan Gemolong kemarin, dari situ Unit Reskrim Polsek Tanon juga melakukan pengembangan lagi terhadap kejadian curanmor diwilayah Tanon, sehingga didapatkan hasil bahwa telah melakukan penangkapan pelaku penadah sepeda Motor hasil curian dengan TKP wilayah Tanon”, Ucap Kapolsek.

“Saat ini tersangka telah diamankan guna penyidikan lebih lanjut”, Pungkas Kapolsek.

(Benro Humas Tanon)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*