Kapolsek Tanon Sragen Ajak Galakkan Anti Pungli

tribratanews-polressragen.id, Sragen-Dengan membentangkan Spanduk besar yang Bertulis Stop Pungutan Liar bertempat di ruang Pelayanan Mapolsek Tanon, Kapolsek Tanon Mengajak Untuk Menggalakkan Anti Pungutan Liar, Selasa (01/12/2020).

Pungutan Liar atau lebih sering disebut pungli merupakan kegiatan yang tidak dibenarkan didalam memberikan pelayanan kepada Masyarakat.

Hal tersebut yang saat ini sedang digalakkan oleh Polres Sragen, dimana Polsek merupakan garda terdepan didalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dimana hal tersebut ditunjukkan oleh Personel Polsek Tanon yang dipimpin langsung Kapolsek Tanon Iptu Primadhana Bayu Kuncoro,S.Pd.,M.A.P bersama dengan warga masyarakat saat di Mapolsek Tanon membentangkan Spanduk yang bertuliskan “Stop Pungutan Liar Pemberi dan Penerima Sama-sama Melanggar Hukum dan Berdosa”.

Sebelum ajakan tersebut dilakukan ke seluruh aparatur negara maupun warga masyarakat, Polri dalam hal ini Polsek Tanon sudah memberikan contoh bahwa disetiap pelayanan Kepolisian yang tidak masuk dalam PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak), selain itu tidak dibenarkan adanya pungutan liar.

Kapolsek Tanon Iptu Primadhana Bayu K, S.Pd.,M.A.P mewakili Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi, S.H.,S.I.K.,M Si menerangkan bahwa pihaknya telah memberikan arahan kepada anggotanya untuk tidak melakukan pungutan liar yang tidak sesuai dengan PNBP, dan hal tersebut harus disosialisasikan kepada masyarakat serta mengajak Aparatur Negara dibidang pelayanan masyarakat untuk tidak melakukan pungutan liar, seperti yang dilakukan saat ini di Mapolsek Tanon.

“Kami memerintahkan anggota didalam melaksanakan pelayanan masyarakat untuk tidak melakukan Pungli, dan kami juga mensosialisasikan anti pungli kepada masyarakat, seperti halnya yang saat ini kita lakukan setiap harinya, dengan membentangkan Spanduk Stop Pungli merupakan komitmen Polres Sragen dalam mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi atau WBK ”, Terang Kapolsek.

“Baik yang menerima maupun pemberi sama-sama kegiatan yang melanggar hukum, apalagi dihadapan sang pencipta kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang berdosa”, Tambahnya.

(Benro Humas Tanon)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*