Berita Tidak Benar ( Hoax ) Potensi Pecah Belah Kerukunan Dan Keamanan , Wakapolsek Miri Sragen Berikan Pemahaman Dan Himbauan Warga Miri

tribratanews-polressragen.id, Sragen- Iptu Sukarno Wakapolsek miri  Polres Sragen Polda Jawa Tengah, patroli dialogis berikan himbauan kepada warga agar berhati-hati dalam mengikuti berita di medsos supaya tidak salah paham dan tergiring opini berita yang tidak benar (hoax) di desa Brojol kecamatan Miri kabupaten Sragen , Jum’at (11/12/2020).

dikatakan Iptu Sukarno di saat ini perkembangan mudahnya masyarakat mengakss medsos menjadi perhatian khusus bagi polsek miri ,hal tersebut menjadi potensi kerawanan tersendiri di dunia maya . pemberitaan di medsos seperti facebook,instagram,twitter ,youtube maupun media lainnya akan menjadi suatu hal yang negatif apabila masyarakat tidak cerdas dan bijaksana dalam menyikapi maupun menelaah suatu berita atau postingan di medsos tersebut

Pada kesempatan sambangnya Iptu Sukarno menyampaikan pesan dan menghimbau warga agar tidak mudah terprovokasi dengan berita yang belum tentu benar (hoax) yang di dapat dari medsos . Ia juga mengajak warga untuk saling “getok tular ” ( menyampaikan ke masyarakat lain ) agar masyarakat bisa memfilter berita dan tidak tergiring ke opini berita yang tidak benar

Berita yang tidak benar (hoax) pada masa saat ini berpotensi memecah belah kerukunan masyarakat, terlebih warga masyarakat sebagian besar merupakan pengguna medsos seperti facebook,instagram,twitter ,youtube dan media sosial lain

banyaknya pengguna medsos kabar hoax biasanya diunggah melalui facebook,instagram,twitter maupun youtube  .dalam giat sambang nya Iptu Sukarno mengingatkan kepada warga untuk menyaring semua berita yang diunggah di dalam medsos apalagi jangan sembarangan menyebarkan berita yang didapat dari medsos yang belum tentu berita itu benar dan bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya

penyebar berita yang tidak benar atau hoax dapat terancam pidana walaupun seseorang tersebut hanya meneruskan berita atau uploudan yang ia dapat dari medsos. aturan dalam bermedsos sudah jelas diatur dalam  undang-undang ITE  dan sekiranya masyarakat memahaminya” biasakan saring sebelum sharing atau cermati dulu beritanya.Ucap Iptu Sukarno

Di tempat terpisah AKP Suyono,S.H menghimbau warga agar lebih berhati-hati dan lebih bijak dalam menggunakan medsos, apabila mendengar berita yang sekiranya belum jelas sumbernya dan belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya agar warga masyarakat memperdayakan bhabinkamtibmas yang ada di desa untuk mengkonfirmasi berita yang sekiranya belum jelas agar tidak terjadi salah paham yang bisa menimbulkan gangguan Kamtibmas.

(Humas Polsek Miri Sragen)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*