Kecelakaan KA Kembali Renggut Korban Jiwa di Sragen, Begini Pernyataan Polisi

POLRES SRAGEN – Kecelakaan Kereta Api mengakibatkan korban meninggal dunia kembali terjadi di Sragen. Kecelakaan terjadi Senin 18 Oktober 2021 pukul 11.20 WIB, di perlintasan sebidang tanpa palang pintu Dukuh Jembluk Desa Tlogotirto Kecematan Sumberlawang Sragen.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi dalam keterangannya melalui Kapolsek Sumberlawang AKP Nur Fajar Ikhsanudin menerangkan, kecelakaan mengakibatkan korban bernama Hartini langsung meninggal di tempat kejadian. Saat ini jenazah sudah di evakuasi dan di bawa ke RSUD Sragen.

Dari keterangan yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, kondisi Hartini di informasikan pihak keluarganya memang mengalami gangguan jiwa.

Di duga Hartini yang tinggal di dekat perlintasan kereta api, hendak pergi ke sawah yang letaknya berselahan dengan perlintasan kereta api. Hal itu di perkuat dengan telah di temukannya tas plastik warna biru putih milik Hartini, untuk di bawa ke sawah yang terletak tak jauh dari lokasi kejadian.

Kecelakaan itu sendiri di ketahui setelah masinis kereta api Fany Kurdiarso dan asisten Sodik Afriyanto menghubungi pihak PJKA Sragen. Dari keterangan pihak masinis dan asisten kereta api Semen Loko 2708 dari arah Semarang Solo, kemudian di lakukan pengecekan di tempat kejadian, dan dipastikan benar bahwa kereta api tersebut telah menabrak seorang perempuan, yang kemudian di ketahui bernama Hartini.

Kapolsek menambahkan, saat di lakukan evakuasi oleh Polsek Sumberlawang, tubuh Hartini diduga terseret laju kereta api hingga puluhan meter, dengan kondisi kepala hancur. Jenazahnya kemudian diusung oleh petugas Polsek Sumberlawang bersama warga setempat, untuk dibawa ke RSUD Sragen.

“Saat ini jenazah Hartini sudah di bawa ke RSUD Sragen untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah di lakukan olah tempat kejadian, tidak di temukan unsur pidana dalam kecelakaan ini, “ tandas AKP Fajar.

(Humas Polres Sragen)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*